Atensi
Apa yang benar-benar terjadi? Apa faktanya? Apa yang masih berupa tafsir atau belum diketahui?
Mulai dari sini
Anda tidak perlu memahami seluruh Aksara Diri sekaligus. Mulailah dari keadaan yang sedang dihadapi, lalu gunakan bagian sistem yang memang diperlukan.
Apa yang benar-benar terjadi? Apa faktanya? Apa yang masih berupa tafsir atau belum diketahui?
Apa yang berlangsung di dalam diri? Apa yang dirasakan, dibutuhkan, mampu dijalani, dan perlu dibatasi?
Setelah pembacaan cukup, arah apa yang paling adil terhadap fakta, diri, orang lain, dan tanggung jawab yang ada?
Batas awal
Jika informasi belum cukup, tambah informasi. Jika reaktivitas mengganggu, gunakan alat yang sesuai. Jika masalah berada pada wilayah profesional atau keselamatan, dahulukan bantuan yang memiliki kewenangan.
Arah yang jernih tidak lahir dari kewajiban menyelesaikan semuanya sekaligus. Ia lahir dari pembacaan yang cukup untuk langkah yang sedang diperlukan.